Penanaman Nilai Moral dalam Pendidikan Anak Usia Dini

Posted on
Penanaman Nilai Moral dalam Pendidikan Anak Usia Dini

Tаhun-tаhun аwаl mеruраkаn mаѕа реntіng bаgі реrkеmbаngаn аnаk. Periode fundamental ini sering disebut sebagai ` pendidikan zaman keemasan’. Pada usia dini, guru dan orang tua bertugas memberikan landasan atau landasan bagi kehidupan anak di masa depan. 

Salah satu unsur terpenting adalah pendidikan nilai-nilai kehidupan yang akan membentuk pola pikir dan perilaku. Penanaman nilai-nilai tersebut dapat dimulai ketika anak mampu berkomunikasi dengan baik, dan dapat dilakukan melalui pembiasaan dan pola kehidupan sehari-hari yang teratur.  

Apa itu Anak Usia Dini?

Anak usia dini sering disebut dengan “masa keemasan” atau golden age. Pada masa ini hampir semua potensi anak mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Masa kepekaan, dimana seluruh fungsi fisik dan psikisnya benar-benar siap untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. 

Tumbuh kembang setiap anak tidak sama karena setiap individu memiliki perkembangan yang berbeda-beda, maka diperlukan makanan yang bergizi dan seimbang serta stimulasi yang intensif untuk tumbuh kembangnya tersebut. tugas dengan baik.

Masa kanak-kanak merupakan masa dimana anak belum mampu mengembangkan potensinya. Mereka cenderung menikmati bermain pada saat yang sama, ingin menang sendiri dan sering mengubah aturan main untuk kepentingan mereka sendiri. 

Dengan demikian, diperlukan upaya pendidikan untuk mencapai optimalisasi seluruh aspek perkembangan, baik perkembangan fisik maupun perkembangan psikis. Potensi anak sangat penting untuk dikembangkan.

Aspek Perkembangan dalam Penilaian Moral dalam Anak Usia Dini

Anak usia dini sering dikatakan sebagai masa keemasan, yang dimaksud dengan masa keemasan disini adalah masa dasar dalam kehidupan seorang anak yang akan mempengaruhi kehidupannya di masa yang akan datang. 

Masa ini merupakan masa yang paling tepat bagi orang tua untuk meletakkan landasan pada anak-anaknya untuk mengembangkan kemampuannya. Aspek perkembangan yang dianggap penting untuk dikembangkan pada anak usia dini, salah satunya adalah moral. 

Aspek moral pada anak dapat berkembang dengan baik jika sejak dini anak mulai menanamkan nilai-nilai yang harus dikembangkan dalam dirinya. Penanaman nilai harus dilakukan secara konsisten, baik oleh orang tua dalam keluarga maupun oleh guru di sekolah. 

Pengembangan Moral dan Nilai

Nilai moral merupakan landasan atau dasar dalam kehidupan seseorang yang ditanamkan sejak dini. Moral adalah pandangan tentang baik dan buruk, benar dan salah, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. 

Menyatakan bahwa akhlak adalah ajaran yang baik dan buruk tentang tingkah laku (akhlak). Secara lebih rinci disebutkan bahwa:

Moral sebagai gagasan tentang perilaku dengan warna dasar tertentu yang dipegang oleh sekelompok orang dalam lingkungan tertentu.

Moral adalah ajaran tentang perilaku hidup berdasarkan pandangan hidup atau agama tertentu.

Moral sebagai perilaku manusia yang didasarkan pada kesadaran bahwa ia terikat oleh keharusan untuk mencapai kebaikan, sesuai dengan nilai-nilainya dan norma-norma yang berlaku di lingkungannya.

Tahap Pengembangan Nilai Moral

Pola perkembangan moral pada diri seorang anak akan berkembang seiring dengan proses perkembangannya. Ketika bayi baru lahir, ia belum mengembangkan aspek moral dalam dirinya. Perkembangan moral adalah proses internalisasi norma-norma masyarakat dan kematangan organik-biologis.

Seseorang telah mengembangkan aspek moral ketika ia telah menginternalisasi aturan atau aturan hidup dalam masyarakat, dan dapat mengaktualisasikan secara terus menerus, atau dengan kata lain telah menetap. 

Dengan begiu dapat dikatakan bahawasannya penanaman nilai moral yang harus di kembangkan pada anak usia dini sangatlah di pentingkan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.